<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="10892">
 <titleInfo>
  <title>Si Anak Cahaya</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tere Liye</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Republika</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>421hlm,21cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Novel Si Anak Cahaya menceritakan tentang Nurmas, anak pertama dari Yadi dan Qaf. Mereka hidup disebuah desa. Nurmas memiliki tiga sahabat yang menyenangkan dan kadang menyebalkan karena, suka menjodoh-jodhkannya dengan Badrun S. Badrun dimata Nung, sangat menyebalkan sebab selalu memanggilnya Si anak sok, sok pintar! Sementara Nung dan teman-temannya mempelesetkan huruf S pada nama Badrun Si Susah atau Si Sulit.&#13;
&#13;
Nung memiliki petualangan-petualangan seru, baik sendiri atau pun bersama teman-temannya.&#13;
&#13;
Petualangan yang menegangkan saat Nung ditemani tiga sahabatnya menuggu ladang dan bertemu babi hutan liar juga harimau. Puncak yang paling seru dan menegangkan saat kembalinya Dulikas ke kampungnya, dan mencari Bapaknya Nung, untuk balas dendam. Meskipun bertemu dengan banyak rintangan, seperti dihadang di puyung (harimau) yang akhirnya memangsa dukun sakti di kampungnya, bertemu babi, hingga empat anjing liar yang hampir saja memangsa Nung dan Unus, sebelum ajal menjemput, maka datanglah pertolongan dari dua tentara yang berasal dari kampungnya, orang yang Nung cari. Malam itu juga Nung beserta puluhan tentara mendatangi kampungnya, hingga akhirnya menangkap Dulikas. Apa yang telah dilakukan oleh Nung, akan selamanya diingat oleh warga di kampungnya.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Fiksi</topic>
 </subject>
 <classification>813</classification>
 <identifier type="isbn">9786025734540</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>e-Library SMAN Sumatera Selatan Perpustakaan Terakreditasi A | NPP: 1671021E1000003</physicalLocation>
  <shelfLocator>813 TER s</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">19-0116</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>813 TER s</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>19-0116.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>10892</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-06-15 10:21:40</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-06-15 10:23:21</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>