<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="12235">
 <titleInfo>
  <title>AKSI MASSA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tan Malaka</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>Narasi</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>148 hlm., 21 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>Aksi massa berasal dari orang banyak untuk memenuhi kebutuhan ekonomi dan politik mereka</title>
 </relatedItem>
</mods>
<note>“Aksi massa tidak mengenal fantasi kosong seorang tukang putch atau seorang anarkis atau tindakan berani dari seorang pahlawan. Aksi massa berasal dari orang banyak untuk memenuhi kehendak ekonomi dan politik mereka.” –Tan Malaka&#13;
&#13;
Di dalam buku Aksi Massa ini, Tan Malaka menunjukkan suatu pemikiran bahwa upaya dalam perebutan kekuasaan dengan radikal (putch) bukanlah solusi yang terbaik. Baginya, “Putch itu adalah satu aksi segerombolan kecil yang bergerak diam-diam dan tak berhubungan dengan rakyat banyak. Gerombolan itu bisanya hanya membuat rancangan menurut kemauan dan kecakapan sendiri tanpa memedulikan perasaan dan kesanggupan massa. ‘Tukang-tukang putch’ lupa bahwa revolusi timbul dengan sendirinya dengan hasil dari berbagai macam keadaan. Bila ‘tukang-tukang putch’ pada waktu yang telah ditentukan oleh mereka sendiri, keluar tiba-tiba, massa tidak akan memberikan pertolongan kepada mereka. Bukan karena massa bodoh atau tidak memerhatikan, melainkan karena massa hanya berjuang untuk kebutuhan yang terdekat dan sesuai dengan kepentingan ekonomi.” Agar sebuah gerakan dapat mencapai suatu tujuan, Tan Malaka menawarkan aksi massa ini sebagai solusinya.</note>
<note type="statement of responsibility"></note>
<subject authority="">
 <topic>ILMU POLITIK</topic>
</subject>
<classification>320</classification>
<identifier type="isbn">9786025792526</identifier>
<location>
 <physicalLocation>e-Library SMAN Sumatera Selatan Perpustakaan Terakreditasi A | NPP: 1671021E1000003</physicalLocation>
 <shelfLocator>320 TAN a</shelfLocator>
 <holdingSimple>
  <copyInformation>
   <numerationAndChronology type="1">26-0146</numerationAndChronology>
   <sublocation>My Library (300)</sublocation>
   <shelfLocator>320 TAN a</shelfLocator>
  </copyInformation>
 </holdingSimple>
</location>
<slims:image>Aksi_Massa.png.png</slims:image>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>12235</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-02-24 09:49:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-24 10:22:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>